mengenal kepribadian



Kepribadian meliputi segala corak perilaku manusia yang terhimpun dalam dirinya dan digunakan untuk bereaksi serta menyesuaikan dirinya terhadap segala rangsang, yang datang dari lingkungannya, maupun yang berasal dari dirinya sendiri, sehingga memperlihatkan corak perilaku dalam suatu kesatuan fungsional yang khas bagi manusia itu.

“walau berada pada lingkungan serupa, individu-individu bisa menampilkan perilaku berbeda;
atau,
walau berada pada lingkungan berbeda, individu-individu bisa menampilkan perilaku serupa”

Terdapat tiga kelompok pengertian kepribadian, yaitu pengertian popular, falsafat, dan empiric.

Kepribadian dalam pengertian popular sama dengan kualitas seseorang yang menyebabkan ia disenangi, atau tidak disenangi oleh orang lain.

Konsep dasar kepribadian,
Kepribadian dalam arti kata falsafat merupakan hal yang rasional (dapat berpikir, mempunyai daya penalaran) dan individu (merupakan kesatuan yang dapat berdiri sendiri, mempunyai cirri khas).

Kepribadian merupakan inti manusia yang mengatur dan mengawasi perilakunya secara tidak dapat dilihat oleh orang lain dan merupakan penyebab utama segala sesuatu yang berhubungan dengan manusia itu.

Kepribadian dalam arti kata empiris ialah jumlah perilaku yang diamati dan yang mempunyai cirri-ciri biologic, psikologik, sosiologik, dan moral yang khas baginya, serta dapat membedakannya dari kepribadian yang lain. Jumlah perilaku atau jumlah sifat seseorang tidak sama dengan kepribadian yang sebenarnya. Perilaku dan sifat hanya merupakan manifestasi kepribadian individu. Dengan mempelajari perilaku atau sifat-sifat kepribadian seseorang, dapat diselami kepribadian yang sebenarnya.

Kematangan seseorang dalam kepribadiannya dipengaruhi oleh factor badaniah (keturunan, keadaan susunan saraf, hormonal), factor emosional (mekanisme penyesuaian diri), factor social (hubungan antar manusia, adat istiadat, kebudayaan, kepercayaan), factor intelektual (taraf intelgensi).

Istilah kepribadian merupakan terjemahan dari bahasa Inggris “personality”. Secara etimologis, kata personality berasal dari bahasa latin “persona” yang berarti topeng. Menurut Gordon W Allport “personality is the dynamic organization within the individual of those psychophysical system, that determines his unique adjusment to his environment”,
Allport mengemukakan kepribadian adalah sisitem jiwa raga yang dinamis dalam diri individu yang menentukan penyesuaian dirinya yang unik terhadap lingkungannya. Setiap individu mempunyai karakter kepribadian yang berbeda-beda. Pembentukan kepribadian seseorang itu sendiri merupakan suatu akumulatif dari berbagai pengalaman yang mereka alami, sehingga terbentuklah kepribadian tersebut.

faktor yang mempengaruhi kepribadian adalah pembawaan dan pengalaman (umum dan khusus). Dengan mengetahui kepribadian seseorang dapat membantu kita untuk bisa memahami dan mempermudah pendekatan yang akan kita lakukan terhadap orang tersebut (bersambung)




1 comments

  1. hendra  

    August 13, 2008 at 2:16 AM

    ho2, aq wis pindah wek di http://celotehan.com week